salahsatu tanda terjadinya rill erosion adalah editor 31 Mei 2022 Leave a comment 32 Views Rill erosion atau erosi alur merupakan salah satu erosi tanah yang disebabkan karena air. Aliran air di permukaan taanah terkumpul pada suatu tempat dan membentuk aliran yang lebih besar.

– Secara ilmiah erosi adalah pengikisan material permukaan tanah secara bertahap, terutama batuan, endapan sedimen, dan tanah akibat air, angin atau es. Erosi juga dapat diartikan pengangkutan material yang terkikis dari satu tempat ke tempat lain, seperti dari puncak gunung ke lembah terdekat atau dari bagian hulu sungai ke bagian hilir. Lalu apa faktor penyebab terjadinya erosi, jenis-jenis erosi dan bagaimana proses terjadinya erosi? Faktor-faktor penyebab erosi Beberapa faktor alam memengaruhi terjadinya erosi pada bentang alam seperti iklim, topografi, vegetasi, aktivitas tektonik pada tanah. Baca juga 8 Kecamatan di Limapuluh Kota di Sumbar Dihantam Banjir dan Longsor Berikut ini penjelasan faktor alam yang memengaruhi erosi antara lain 1. Iklim Iklim mungkin merupakan kekuatan paling berpengaruh dan berdampak pada erosi pada bentang alam. Faktor iklim yang penting dalam proses terjadinya erosi adalah curah hujan dan suhu. Curah hujan dan suhu tidak jauh berbeda di tempat-tempat yang berdekatan. Intensitas hujan yang cukup tinggi akan menimbulkan erosi. Energi kinetik akibat tetesan butiran-butiran hujan yang jatuh ke atas tanah menyebabkan pecahnya agregat-agregat tanah. Jumlah hujan yang besar tapi intensitasnya rendah tidak menyebabkan erosi berat. Hujan lebat dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat dapat menyebabkan sedikit erosi. Jika jumlah hujan dan intensitasnya sama-sama tinggi, maka erosi tanah yang terjadi cenderung tinggi. Baca juga Temukan Potensi Longsor di Kulon Progo, BPBD Imbau Warga Waspada 2. Topografi Topografi yang memengaruhi erosi adalah kemiringan lereng dan panjang lereng. Makin besar kemiringan lereng maka intensitas erosi air makin tinggi. Semakin miring suatu lereng maka energi kinetik aliran air yang mengalir semakin besar. three. Vegetasi Vegetasi adalah lapisan pelindung atau penyangga antara atmosfer dan tanah. Vegetasi dapat memperlambat dampak erosi. Akar tanaman melekat pada partikel tanah dan batu, mencegah transportasi selama hujan atau angin. Pohon, semak dan tanaman lain dapat membatasi dampak erosi yang besar seperti tanah longsor atau bahaya alam lain seperti angin topan. Gurun pasir yang umumnya tidak mempunyai vegetasi lebat merupakan lanskap yang paling mudah mengalami erosi di planet bumi. 4. Tanah Aktivitas tektonik membentuk lanskap tanah itu sendiri. Sehingga memengaruhi dampak erosi pada suatu daerah. Baca juga 199 Desa di Banjarnegara Rawan Longsor Manusia dan erosi Erosi adalah proses alami tetapi aktivitas manusia dapat mempercepat proses terjadinya erosi. Aktivitas manusia yang mengubah vegetasi suatu daerah berkontribusi besar terhadap terjadinya erosi. Padahal pohon dan tumbuhan menahan tanah di tempatnya. Saat manusia menebang pepohonan di hutan dan membuat lahan pertanian atau melakukan pengembangan lahan maka tanah akan menjadi rentan terhadap pengikisan. Pengikisan tanah secara besar-besaran akan menyebabkan tanah longsor. Sedangkan air yang tidak meresap ke dalam tanah akan mengalir di atas tanah terbuka lalu menyebabkan banjir. Baca juga Retakan Tanah dan Longsor Kecil Muncul di Dataran Tinggi Kulon Progo Usai Hujan Deras Jenis-jenis erosi Chay Asdak dalam Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Air Sungai 2010, menyebutkan bahwa erosi dapat dibedakan menjadi tujuh jenis, yaitu 1. Erosi percikan Erosi percikan splash erosion adalah proses terkelupasnya partikel-partikel tanah bagian atas oleh tenaga kinetik air hujan bebas atau air lolos. 2. Erosi kulit atau lembar Erosi kulit atau lembar sheet erosion adalah pengikisan lapisan tipis permukaan tanah di daerah berlereng oleh kombinasi air hujan dan air larian run off. 3. Erosi alur Erosi alur rill erosion adalah pengangkutan partikel-partikel tanah oleh aliran air yang mengalir di permukaan tanah yang terkonsentrasi pada alur tertentu. Alur-alur tertentu pada permukaan tanah merupakan parit-parit kecil dan dangkal. Baca juga Masuk Musim Hujan, Warga Serpong Minta Turap Bekas Longsor Diperbaiki iv. Erosi parit Erosi parit gully erosion terjadinya hampir sama dengan proses erosi alur tetapi alur yang terbentuk sudah sangat besar. 5. Erosi tebing sungai Erosi tebing sungai streambank erosion adalah pengikisan tanah pada tebing sungai, penggerusan dasar sungai oleh aliran air sungai atau terjangan aliran sungai yang kuat pada daerah belokan sungai. half-dozen. Erosi internal sungai Erosi internal sungai internal erosion atau subsurface erosion adalah terangkutnya partikel-partikel tanah primer dan masuk ke dalam celah-celah atau pori-pori tanah sehingga tanah menjadi kedap air dan udara. Erosi internal menyebabkan menurunnya kapasitas infiltrasi tanah secara cepat sehingga aliran permukaan meningkat dan menyebabkan terjadinya erosi lembar atau erosi alur. seven. Tanah longsor Tanah longsor landslide adalah bentuk erosi di mana pengangkutan atau gerakan tanah terjadi bersamaan dalam volume yang relatif besar. Baca juga Sempat Tertutup Longsor, Jalur Banjarnegara-Wonosobo Kini Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Proses terjadinya erosi 1000 Auerswald dan A Schwab dalam Erosion Risk 1999 mengidentifikasi mekanisme terjadinya erosi menjadi tiga tahapan, yaitu 1. Tahap pengelupasan detachment Pengelupasan adalah penghancuran tanah dari agregat tanah menjadi partikel-partikel tanah. Proses ini diawali dengan pengelupasan partikel dalam tanah oleh air hujan sebagai media utamanya. Ketika butiran air hujan mengenai permukaan tanah maka partikel tanah akan terlepas dan terlempar ke udara. Proses ini akan berlanjut ke proses pengangkutan oleh aliran air tanah. Baca juga Kerugian akibat Banjir dan Longsor di Limapuluh Kota Mencapai Rp 51,viii Miliar 2. Tahap pengangkutan transportation Pengangkutan adalah pengangkutan partikel tanah oleh limpahan air hujan run off. three. Tahap pengendapan sedimentation Pengendapan atau sedimentasi adalah pengendapan tanah erosi. Tanah erosi akan terendap pada cekungan-cekungan atau pada daerah-daerah yang lebih rendah. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram β€œ News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
PulauAleutian di Alaska adalah salah satu contoh pulau vulkanik dari proses ini. Pulau ini terbentuk dari konvergensi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara. kolom sebelah kanannya dengan cara memberi tanda ceklist (") I. No. Aspek-aspek yang terkait Tanah Lahan 1. Lapisan bumi tipis yang terletak di bagian Erosi alur (rill
Erosi adalah peristiwa pengikisan padatan sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya akibat transportasi angin, air atau es, karakteristik hujan, creep pada tanah dan material lain di bawah pengaruh gravitasi, atau oleh makhluk hidup semisal hewan yang membuat liang, dalam hal ini disebut bio-erosi. Erosi tidak sama dengan pelapukan akibat cuaca, yang mana merupakan proses penghancuran mineral batuan dengan proses kimiawi maupun fisik, atau gabungan keduanya. Erosi sebenarnya merupakan proses alami yang mudah dikenali, namun di kebanyakan tempat kejadian ini diperparah oleh aktivitas manusia dalam tata guna lahan yang buruk, penggundulan hutan, kegiatan pertambangan, perkebunan dan perladangan, kegiatan konstruksi / pembangunan yang tidak tertata dengan baik dan pembangunan jalan. Tanah yang digunakan untuk menghasilkan tanaman pertanian biasanya mengalami erosi yang jauh lebih besar dari tanah dengan vegetasi alaminya. Alih fungsi hutan menjadi ladang pertanian meningkatkan erosi, karena struktur akar tanaman hutan yang kuat mengikat tanah digantikan dengan struktur akar tanaman pertanian yang lebih lemah. Bagaimanapun, praktik tata guna lahan yang maju dapat membatasi erosi, menggunakan teknik semisal terrace-building, praktik konservasi ladang dan penanaman pohon. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Erosi Serta Metode Konservasi Tanah Secara Lengkap Jenis-Jenis Erosi Jenis Jenis Erosi ada beberapa macam menurut proses terjadinya yaitu Erosi oleh Air Erosi ini dapat terjadi dalam beberapa bentuk Splash erosion erosi oleh butiran air hujan yang jatuh ke tanah. Karena benturan butiran air hujan, partikel-partikel tanah yang halus terlepas dan terlempar ke udara. Sheet erosion erosi oleh air yang jatuh dan mengalir di permukaan tanah secara merata sehingga partikel-partikel tanah yang hilang merata di permukaan tanah. Permukaan tanah menjadi lebih rendah secara merata. Erosi ini terjadi bila permukaan tanah memiliki ketahanan terhadap erosi yang relatif seragam. Riil erosion erosi oleh air yang mengalir di permukaan tanah dengan membentuk alur-alur kecil dengan kedalaman beberapa senti meter. Erosi ini terjadi pada permukaan tanah yang landai dan memiliki daya tahan yang seragam terhadap erosi. Gully erosion erosi oleh air yang mengalir di permukaan tanah yang miring atau di lereng perbukitan yang membentuk alur-aluryang dalam dan lebarnya mencapai beberapa meter, dan berbentuk β€œV”. Valley erosion erosi oleh air yang mengalir di daerah perbukitan yang membentuk lembah-lembah sungai atau lereng-lereng perbukitan. Alur atau lembah berbentuk berbentuk β€œV”. Erosi dominan secara vertikal. Stream erosion erosi oleh air dalam bentuk aliran sungai. Lembah sungai berbentuk β€œU”. Terjadi erosi lateral yang makin ke hilir makin dominan dan dapat membentukaliran sungai bermeander.. Jika tingkat curah hujan berlebihan sedemikian rupa sehingga tanah tidak dapat menyerap air hujan maka terjadilah genangan air yang mengalir kencang. Aliran air ini sering menyebabkan terjadinya erosi yang parah karena dapat mengikis lapisan permukaan tanah yang dilewatinya, terutama pada tanah yang gundul. Pada gambar 8 dapat dilihat bahwa akibat erosi air yang terjadi di El Paso County, Colorado, Amerika Serikat. Pada dasarnya air merupakan faktor utama penyebab erosi seperti aliran sungai yang deras. Makin cepat air yang mengalir makin cepat benda yang dapat terkikis. Pasir halus dapat bergerak dengan kecepatan 13,5 km perjam yang merupakan kecepatan erosi yang kritis. Air sungai dapat mengikis tepi sungai dengan tiga cara pertama gaya hidrolik yang dapat memindahkan lapisan sedimen, kedua air dapat mengikis sedimen dengan menghilangkan dan melarutkan ion dan yang ketiga pertikel dalam air membentur batuan dasar dan mengikisnya. Air juga dapat mengikis pada tiga tempat yaitu sisi sungai, dasar sungai dan lereng atas sungai. Erosi oleh gelombang Erosi terjadi oleh gelombang laut yang memukul ke pantai. Erosi dapat dibedakan menjadi Erosi oleh pukulan gelombang yang memukul ke tebing pantai. Pukulan gelombang menyebabkan batuan pecah berkeping-keping. Abrasi atau corrasi abrasion / corrasion erosi oleh material yang diangkut gelombang ketika gelombang memukul ke tebing pantai. Erosi oleh Angin Erosi ini terjadi oleh angin yang bertiup. Erosi ini terjadi di daerah yang tidak bervegetasi atau bervegetasi sangat jarang di daerah gurun atau pesisir. Erosi ini dapat dibedakan menjadi Deflasi erosi oleh angin yang bertiup dan menyebabkan material lepas yang haalus terangkut. Abrasi erosi oleh material-material halus yang diangkut oleh angin ketika angin menerpa suatu batuan. Erosi oleh Es Erosi ini terjadi oleh gerakan massa es dalam bentuk gletser. Gletser dapat menyebabkan abrasi atau penggerusan oleh material-material yang diangkutnya; dapat menyebabkan retakan pada batuan karena terurut ketika gletser bergerak. Erosi karena Gravitasi Batuan atau sedimen yang bergerak terhadap kemiringannya merupakan proses erosi yang disebabkan oleh gaya berat massa. Ketika massa bergerak dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah maka terjadilah apa yang disebut dengan pembuangan massa. Dalam proses terjadinya erosi, pembuangan massa memiliki peranan penting karena arus air dapat memindahkan material ke tempat-tempat yang jauh lebih rendah. Proses pembungan massa terjadi terus menerus baik secara perlahan maupun secara tiba-tiba sehingga dapat menimbulkan bencana tanah longsor. Erosi oleh Organisme Erosi ini terjadi karena aktifitas organisme yang melakukan pemboran, penggerusan atau penghancuran terhadap batuan. Erosi ini disebut juga bioerosion. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Relief Daratan, Gambar, Bentuk Dan Contohnya Macam Erosi Ablasi Ablasi adalah suatu erosi yang dikarenakan oleh air yang mengalir. Air yang mengalir tersebut menimbulkan banyak gesekan terhadap suatu tanah yang dilaluinya. Besarnya gesekan pada suatu tanah dipengaruhi oleh adanya besarnya air yang mengalir. Gesekan tersebut akan semakin besar apabila kecepatan serta jumlah air semakin besar. Erosi Ablasi ini yang dikarenakan oleh air yang mengalir dibagi menjadi beberapa tingkatan, sesuai dengan tingkatan kerusakannya, antara lain sebagai berikut, Erosi percik Splash Erosion Erosi percik adalah suatu proses pengikisan yang terjadi oleh percikan suatu air. Percikan itu berupa partikel tanah didalam jumlah yang kecil serta juga diendapkan di tempat lain. Erosi lembar Sheet Erosion Erosi lembar adalah suatu proses pengikisan tanah yang tebalnya sama atau juga merata didalam suatu permukaan tanah. Erosi alur Rill Erosion Erosi alur terjadi disebabkan air yang mengalir berkumpul didalam suatu cekungan, sehingga pada cekungan tersebut terjadi suatu erosi tanah yang lebih besar. Alur-alur akibat erosi tersebut dapat dihilangkan dengan melalui cara pengolahan tanah biasa. Erosi parit Gully Erosion Proses terjadinya erosi parit tersebut sama halnya dengan erosi alur, namun saja saluran-saluran yang terbentuk sudah dalam, sehingga tidak dapat untuk dihilangkan dengan pengolahan tanah yang biasa. Abrasi Abrasi adalah suatu erosi yang disebabkan oleh air laut ialah sebagai hasil dari erosi marine. Tinggi rendahnya suatu erosi akibat air laut tersebut dipengaruhi oleh besar kecilnya suatu kekuatan gelombang. Erosi oleh air laut merupakan suatu pengikisan pada pantai oleh pukulan gelombang laut yang terjadi dengan secara terus-menerus terhadap dinding pantai. Bentang alam yang disebabkan oleh erosi air laut, antara lain ialah sebagai berikut cliff tebing terjal, notch takik, gua di pantai, wave cut platform punggungan yang terpotong gelombang, tanjung, dan teluk. Cliff tersebut terbentuk dikarenakan gelombang air melemahkan batuan di pantai. Pada awalnya, gelombang tersebut meretakan batuan di pantai,yang kemudian retakan tersebut semakin membesar serta membentuk notch yang semakin didalam akan membentuk gua. Akibat dari diterjang gelombang dengan secara terus menerus , akan mengakibatkan atap gua runtuh serta membentuk cliff dan juga wave cut platform. Eksarasi Eksarasi adalah suatu erosi yang disebabkan oleh hasil pengerjaan es. Jenis erosi eksarasi ini hanya terjadi didaerah yang mempunyai musim salju atau juga di daerah pegunungan tinggi. Proses terjadinya erosi eksarasi ini, diawali oleh turunnya salju di suatu lembah dilereng atau juga perbukitan. Lama kelamaan salju ituakan menumpuk pada lembah, sehingga akan menjadi padat serta juga terbentuklah massa es yang berat. Berkat gaya gravitasi, massa es itu akan merayap menuruni lereng pegunungan atau juga perbukitan. Deflasi Deflasi adalah suatu erosi yang disebabkan oleh tenaga angin. Pada awalnya angin tersebut hanya menerbangkan pasir dan juga debu, namun tetapi kedua benda itu dijadikan senjata untuk menghantam batuan yang lebih besar, sehingga pasir dan debu itu akan mengikis batuan tersebut. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Geologi – Pengetahuan, Alam, Sejarah,Ilmu, Cabang Ilmu, Contohnya Dampak Akibat Erosi Dampak dari erosi adalah menipisnya lapisan permukaan tanah bagian atas, yang akan menyebabkan menurunnnya kemampuan lahan degradasi lahan. Akibat lain dari erosi adalah menurunnya kemampuan tanah untuk meresapkan air infiltrasi. Penurunan kemampuan lahan meresapkan air ke dalam lapisan tanah akan meningkatkan limpasan air permukaan yang akan mengakibatkan banjir di sungai. Selain itu butiran tanah yang terangkut oleh aliran permukaan pada akhirnya akan mengendap di sungai sedimentasi yang selanjutnya akibat tingginya sedimentasi akan mengakibatkan pendangkalan sungai sehingga akan memengaruhi kelancaran jalur pelayaran. Erosi dalam jumlah tertentu sebenarnya merupakan kejadian yang alami, dan baik untuk ekosistem. Misalnya, kerikil secara berkala turun ke elevasi yang lebih rendah melalui angkutan air. erosi yang berlebih, tentunya dapat menyebabkan masalah, semisal dalam hal sedimentasi, kerusakan ekosistem dan kehilangan air secara serentak. Banyaknya erosi tergantung berbagai faktor. Faktor Iklim, termasuk besarnya dan intensitas hujan / presipitasi, rata-rata dan rentang suhu, begitu pula musim, kecepatan angin, frekuensi badai. faktor geologi termasuk tipe sedimen, tipe batuan, porositas dan permeabilitasnya, kemiringn lahan. Faktor biologis termasuk tutupan vegetasi lahan,makhluk yang tinggal di lahan tersebut dan tata guna lahan ooleh manusia. Umumnya, dengan ekosistem dan vegetasi yang sama, area dengan curah hujan tinggi, frekuensi hujan tinggi, lebih sering kena angin atau badai tentunya lebih terkena erosi. sedimen yang tinggi kandungan pasir atau silt, terletak pada area dengan kemiringan yang curam, lebih mudah tererosi, begitu pula area dengan batuan lapuk atau batuan pecah. porositas dan permeabilitas sedimen atau batuan berdampak pada kecepatan erosi, berkaitan dengan mudah tidaknya air meresap ke dalam tanah. Jika air bergerak di bawah tanah, limpasan permukaan yang terbentuk lebih sedikit, sehingga mengurangi erosi permukaan. Sedimen yang mengandung banyak lempung cenderung lebih mudah bererosi daripada pasir atau silt. Dampak sodium dalam atmosfir terhadap erodibilitas lempung juga sebaiknya diperhatikan Faktor yang paling sering berubah-ubah adalah jumlah dan tipe tutupan lahan. Pada hutan yang tak terjamah, minerla tanah dilindungi oleh lapisan humus dan lapisan organik. kedua lapisan ini melindungi tanah dengan meredam dampak tetesan hujan. lapisan-lapisan beserta serasah di dasar hutan bersifat porus dan mudah menyerap air hujan. Biasanya, hanya hujan-hujan yang lebat kadang disertai angin ribut saja yang akan mengakibatkan limpasan di permukaan tanah dalam hutan. bila Pepohonan dihilangkan akibat kebakaran atau penebangan, derajat peresapan air menjadi tinggi dan erosi menjadi rendah. kebakaran yang parah dapat menyebabkan peningkatan erosi secara menonjol jika diikuti denga hujan lebat. dalam hal kegiatan konstruksi atau pembangunan jalan, ketika lapisan sampah / humus dihilangkan atau dipadatkan, derajad kerentanan tanah terhadap erosi meningkat tinggi. Pembangunan jalan, secara khusus memungkinkan terjadinya peningkatan derajat erosi, karena, selain menghilangkan tutupan lahan, jalan dapat secara signifikan mengubah pola drainase, apalagi jika sebuah embankment dibuat untuk menyokong jalan. Jalan yang memiliki banyak batuan dan hydrologically invisible dapat menangkap air secepat mungkin dari jalan, dengan meniru pola drainase alami memiliki peluang besar untuk tidak menyebabkan pertambahan erosi. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Ekosistem Dan Contohnya Secara Lengkap Pencegahan Erosi Usaha untuk mencegah erosi di lakukan dengan pengolahan pada tanah. Usaha ini sering disebut konservasi tanah. Untuk mengetahui cara konservasi tanah, sebelumnya harus mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya erosi dan peranannya. Faktor iklim, terutama curah hujan dapat menyebabkan erosi. Curah hujan yang tinggi dengan intensitas yang lama sangat mendukung terjadinya erosi. Salah satu contoh pengendalian faktor ini dapat dilakukan dengan membuat saluran air, sehingga air hujan yang jatuh dapat diatur dan akan dimanfaatkan untuk irigasi. Pada umumnya erosi berpengarruh buruk terhadap tanah pertanian. Erosi dapat dikurangi atau dicegah dengan cara – cara sebagai berikut Pengolahan tanah, areal tanah yang diolah dengan penanaman tanaman, penataan tanaman yang teratur akan mengurangi tingkat erosi. Pemasangan tembok batu rangka besi, dengan membuat tembok batu menggunakan rangka besi, erosi di tepi sungai dapat dikurangi. Reboisasi, menanami kembali daerah – daerah hutan yang gundul. Membuat tersering atau teras bertingkat – tingkat di lereng gunung atau tanah yang miring. Menjalankan Tumpang sari, menanam tanaman yang secara selang seling dengan waktu panen yang berbeda. Mengadakan counter plowing, yaitu pembajakan yang searah dengan kontur. Pembuatan pemecah angin dan gelombang, misal dengan menanam pohon. Menanami hutan bakau di tepi pantai. Membangun bangunan – bangunan pemecah ombak pada pantai – pantai yang bertebing curam. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Dan Jenis Sedimentasi Proses dan Faktor Terjadinya Erosi Erosi merupakan proses alam yang terjadi di banyak lokasi yang biasanya semakin diperparah oleh ulah manusia. Proses alam yang menyebabkan terjadinya erosi adalah karena faktor curah hujan, tekstur tanah, tingkat kemiringan dan tutupan tanah. Setiap permasalahan sudah tentu memiliki penyebab, begitu pula dengan erosi. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya erosi diantaranya adalah Iklim Iklim dapat mempengaruhi erosi oleh karena menentukan indeks erosifitas hujan. Selain itu,komponen iklim yaitu curah hujan dapat mempengaruhi laju erosifitas secara terus menerussesuai intensitas hujan yang terjadi. Tanah Sedang tanah dengan sifat-sifatnya itu dapat menentukan besar kecilnya laju pengikisan erosidan dinyatakan sebagai faktor erodibilitas tanah kepekaan tanah terhadap erosi atau ketahanantanah terhadap adanya erosi. Topografi Kemampuan tanah terbawa air erosi dipengaruhi oleh topografi suatu wilayah. Kondisi wilayahyang dapat menghanyutkan tanah sebagai sedimen erosi secara cepat adalah wilayah yangmemiliki kemiringan lereng yang cukup besar. Sedangkan pada wilayah yang landai akan kurangintensif laju erosifitasnya, karena lebih cenderung untuk terjadi penggenangan. Tanaman Penutup Tanah Tanaman penutup tanah vegetasi berperan untuk menjaga agar tanah lebih aman dari percikan-percikan yang terjadi akibat jatuhnya air hujan ke permukaan tanah. Selain melindungi daritimpaan titik-titik hujan, vegetasi juga berfungsi untuk memperbaiki susunan tanah denganbantuan akar-akar yang menyebar. Manusia Manusia dapat berperan sebagai penyebab cepatnya laju erosi maupun menekan laju proses mempercepat erosi, manusia banyak melakukan kesalahan dalam pengelolaanlingkungan, seperti penambangan, eksploitasi hutan, pengerukan tanah, dan lain dalam penanggulangan laju erosi, manusia dapat melakukan evaluasi konservasilahan dengan cara reboisasi, pembuatan terasering pada areal pertanian,dan lain-lain. Beberapa erosi pada suatu lapisan permukaan tanah antara ain sebagai beirkut Banyak sedikitnya curah hujan, semakin banyak curah hujan, maka semakin besar pula resiko tanah mengalami erosi dan juga sebaliknya Tekstur tanah, tanah yang resisten terhadap aliran air akan sulit tererosi daripada tanah yang tidak resisten. Kemiringan tanah, semkain miring tanah maka semakin besar pula resiko erosinya. Tutupan tanah atau vegetasi tanah, tanah yang gundul tanpa ada tutupan dari pepohonan akan lebih mudah mengalami erosi daripada tanah yang memiliki pepohonan diatasnya. Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari
11 Sembul (Horst) adalah bagaian patahan yang lebih tinggi dari daerah sekitar, terjadi karena pengangkatan (up lift). * Kenampakan pada bentuk lahan asal struktural salah satunya ditandai dengan adanya sesar yang disebabkan oleh pergeseran posisi lapisan (dislokasi) batuan di suatu tempat. * Ciri-ciri sesar adalah : . 1. Erosi merupakan fenomena umum d permukaan bumi dan menjadi tenaga yang membentuk permukaan bumi ini semakin beragam. Salah satu media erosi adalah air. Erosi air memiliki tingkatan sehingga menghasilkan bentuk yang bermacam-macam. a. Erosi Percik Splash erosion Merupakan proses penelupasan partikel tanah bagian atas oleh air hujan. Arah dan jarak pengelupasan partikel tanah ditentukan oleh kemiringan lereng, kecepatan dan arah angin, kekeasaran permukaan tanah serta tutupan lahan. Kamu tentu pernah lihat tembok yang kotor karena percikan tanah oleh air bukan?. Itulah erosi percik. Gambar Erosi Percik b. Erosi Lebar Sheet erosion Merupakan erosi yang terjadi saat lapisan tipis permukaan tanah di daerah berlereng terkikis oleh kombinasi hujan dan aliran run off. Erosi iniakan menghasilkan pola lairan di atas tanah namun belum menunjukkan adanya suatu lubang. Gambar Erosi Lembar c. Erosi Alur Rill erosion Merupakan pengelupasan yang diikuti oleh pengangkutan partikel tanah oleh run off. Erosi alur sudah menghasilkan sebuah alur atau cekungan tanah mirip selokan. Saat air masuk ke dalam tanah cekungan, kecepatan aliran meningkat sehingga memicu pemindahan sedimen. Gambar Erosi Alur d. Erosi Parit Gully erosion Merupakan proses erosi yang membentuk parit yang dalam dan merupakan pengembangan dari erosi alur. Erosi parit banyak dijumpai di daerah berbukit dengan kemiringan curam. Kecepatan aliran run off saat menuruni lereng membuat parit-parit terbentuk. Gambar Erosi Parit e. Longsor Landslide Merupakan gerakan massa tanah akibat taah sudah jenuh oleh air. Longsor banyak terjadi di musim hujan dan termasuk bencana yang terjadi tiba-tiba dan banyak memakan korban jiwa. Gambar Longsor f. Erosi Tebing Sungai Stream bank Merupakan pengikisan tanah di daerah tebing sungai sebagia akibat dari aru sungai. Tradingdengan reversal adalah salah satu metode yang populer di kalangan pelaku pasar. Namun, menentukan titik reversal tidak semudah kelihatannya. DPHallo Budiman, jawaban dari soal ini adalah E. Erosi alur rill erosion adalah air limpasan yang mengalir dilereng tanah sehingga membentuk alur-alur saluran kecil bekas kikisan tersebut. Utomo 1994 berpendapat bahwa efektivitas erosi alur dalam mengikis dan mengangkut tanah tergantung dari jarak alur yang satu dengan yang lain. Erosi alur akan efektif pada jarak alur yang sempit. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E. terbentuk alur-alur yang sangat jelas. Semoga membantu akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan! Sebab itu merupakan salah satu tanda potensi akan terjadinya puting beliung. 7. Biasanya sebelum angin puting beliung terjadi, hujan yang pertama kali turun adalah hujan lebat tiba-tiba. Itulah tanda-tanda yang bisa kamu waspadai sebelum terjadinya angin puting beliung. Baca Juga: 7 Tanda Terjadi Pencemaran Lingkungan di Sekitar Hunian

Rill erosion atau pengikisan alur merupakan salah satu abrasi tanah yg disebabkan karena air. Aliran air di permukaan taanah terkumpul pada suatu kawasan & membentuk pemikiran yg lebih besar. Aliran air yg mengumpul itu mampu mengikis batuan/tanah yg dilaluinya, sehingga terbentuklah alur-alur pemikiran air. BACA JUGA Coba Identifikasilah Berbagai Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya di Daerah Tempat Tinggalmu

Perilakumenyimpang ini juga memiliki kaitan dengan pelajaran PKn. Seperti kita ketahui, korupsi adalah salah satu tindakan melanggar hukum dan tentu melanggar norma dan nilai yang berlaku dimasyarakat. Dipelajaran PKn, kita juga mempelajari tentang HAM. Baik sejarah, landasan hukum, lembaga peradilan, maupun macam-macam pelanggaran.

Contoh Soal Semester 2 Geografi Kelas 10 Pilihan GandaPilihlah jawaban yang paling Granit dan diorit merupakan salah satu jenis batuan ....a. ekstrusivab. sedimenc. malihand. intrusivae. andesitis2. Berikut ini yang bukan merupakan contoh batuan sedimen adalah ....a. breksi, konglomerat, lanaub. granit, sienit, dioritc. riolit, andesit, basald. breksi, riolit, andesite. lanau, breksi, basal3. Berikut ini yang bukan merupakan gejala alam yang terjadi pada peristiwa tumbukan di antara lempeng benua dan samudra adalah ....a. terbentuk palung laut yang sangat dalamb. terbentuknya jalur pusat gempac. proses lipatan dan patahan lempeng benuad. aktivitas gunungapi vulkanismee. terbentuk potensi barang tambang4. Proses endogenik yang dapat merubah morfologi atau raut muka Bumi adalah gejala yang terjadi karena aktivitas gunung api disebut ....a. tektonikb. foldedc. vulkanismed. faulte. graben5. Berikut ini yang bukan merupakan tanda alamiah yang dapat diamati sebagai indikasi gejala pascavulkanik, yaitu ....a. dijumpai mata air makdanib. adanya bahan-bahan ekshalasic. munculnya fenomena geyserd. ditemukannya lokasi minyak Bumie. ditemukan sumber air panas6. Salah satu ciri khas yang dapat diamati sebagai tanda telah terjadi rill erosion adalah ....a. air yang mengalir di permukaan berwarna keruh karena banyak mengandung partikel tanahb. warna tanah di sekitar tempat tersebut pucatc. terdapat bercak-bercak di permukaan tanahd. terbentuk parit-parit yang berbentuk huruf U atau Ve. terbentuk alur-alur yang sangat jelas7. Pada lapisan tanah terdapat adanya horizon O yang sebagian besar terdiri atas ....a. regolitb. regosolc. minerald. bahan induke. bahan organik8. Jenis senyawa dalam tanah yang mengakibat - kan warna merah, merah kecokelatan, merah kekuning-kuningan, kuning, bahkan sampai kelabu adalah ….a. manganb. feldsparc. kuarsad. bahan organike. besi9. Pada daerah dengan tingkat curah hujan tinggi sering dijumpai jenis tanah liat yang berwarna kuning dan sangat tidak subur karena mengalami proses pencucian, yaitu tanah ….a. grumusolb. latosolc. margalitd. renzinae. andosol10. Pencegahan erosi tanah yang banyak dilakukan penduduk pada lahan miring, Berikut ini yang bukan merupakan sistem pencegahan tersebut adalah ….a. teraseringb. contour ploughingc. strip croppingd. penyengkedane. pembuatan mulsa11. Kemiringan sumbu Bumi sebesar 66Β½o terhadap ekliptika berakibat adanya ….a. perubahan siang dan malamb. gerakan semu harian benda-benda langitc. pergantian musim kemarau dan penghujand. pembagian wilayah iklim di Bumi berdasarkan lintange. pembagian wilayah waktu di setiap meri dian yang berbeda12. Tenaga-tenaga geologi berikut ini yang ter masuk proses endogenik adalah ....a. tektonik, vulkanik, dan masswastingb. tektonik, gempa, dan masswastingc. vulkanik, gempa, dan masswastingd. tektonik, vulkanik, dan gempae. tektonik, lipatan, dan masswasting13. Batuan pembentuk muka Bumi berikut ini yang termasuk ke dalam kelompok batuan sedimen adalah ....a. granitb. dioritc. andesitd. breksie. hornfelt14. Berikut ini yang termasuk ke dalam bahan-bahan piroklastik adalah ....a. bom, lapili, pasir vulkanikb. fumarol, solfatar, gas asam arangc. fumarol, solfatar, pasir vulkanikd. solfatar, gas asam arang, lapilie. solfatar, gas asam arang, pasir vulkanik15. Jika dari stasiun gempa tercatat gelombang P yang pertama terjadi pukul WIB dan gelombang S tercatat pukul WIB, jarak episentral kejadian gempa tersebut adalah ....a. kilometerb. kilometerc. kilometerd. kilometere. kilometer16. Rill erotion dapat Anda amati dengan melihat fenomena ....a. air yang mengalir di permukaan ber warna keruh karena banyak mengandung partikel tanahb. warna tanah di sekitar tempat tersebut pucatc. terdapat bercak-bercak di permukaan tanahd. terbentuk parit-parit yang berbentuk huruf U atau Ve. terbentuk alur-alur yang sangat jelas17. Jenis tanah litosol adalah …. a. jenis tanah yang terdiri atas pasir dan kerikil serta sangat peka terhadap proses erosib. tanah yang terbentuk akibat proses sedi men - tasi baik oleh tenaga angin maupun airc. jenis tanah yang banyak dijumpai di wilayah yang banyak mengandung batu gampingd. tanah yang terdapat di kawasan pantai dan terbentuk akibat proses pengendapan laute. tanah yang sudah banyak mengalami pencucian sehingga sebagian besar humusnya hilang18. Gambut merupakan tanah yang kurang subur sebab ….a. banyak mengandung pasirb. terlalu banyak mineral lempungc. terlalu banyak mineral liatd. kurang gembur dan pejale. tanahnya terlalu asam19. Pada tanah gambut yang tidak terlalu asam banyak ditumbuhi oleh jenis tanaman khas, yaitu ….a. bakau dan sayuranb. rumbia dan tembakauc. sayuran dan nipahd. rumbia dan nipahe. nipah dan tembakau20. Tanah yang kondisi fisiknya sangat asam memiliki pH berkisar antara ….a. 4,5–5,4b. 5,5–6,0c. 6,0–6,7d. 6,7–7,0e. > 7,021. Dari berbagai gas berikut ini yang paling banyak kandungannya di atmosfer adalah ....a. oksigen dan karbondioksidab. oksigen dan argonc. nitrogen dan argond. karbondioksida dan nitrogene. nitrogen dan oksigen22. Piranometer Eppley merupakan salah satu pesawat cuaca untuk mengukur ....a. kecepatan anginb. kelembapan udarac. penyinaran mataharid. intensitas curah hujane. suhu udara23. Angin yang memencar dari daerah pusat tekanan tinggi ke daerah sekitarnya, dengan arah putaran berlawanan dengan gerak jarum jam disebut ....a. siklon di Belahan Bumi Utarab. siklon di Belahan Bumi Selatanc. antisiklon di Belahan Bumi Utarad. antisiklon di Belahan Bumi Selatane. tornado di Belahan Bumi Selatan24. Hujan yang diakibatkan oleh massa udara yang mengandung uap air naik secara vertikal dinama kan hujan ....a. konveksib. frontalc. antisiklond. orografise. siklon25. Junghuhn membagi wilayah iklim Indonesia berdasarkan ketinggian. Wilayah yang memiliki ketinggian antara meter termasuk zone iklim ....a. panasb. sedangc. sejukd. salju tropike. dingin26. Di daerah pertemuan antara arus panas dan arus dingin banyak terdapat ikan sebab ....a. di daerah tersebut memiliki kadar garam tinggib. ikan lebih senang tinggal di wilayah panasc. ikan yang terbawa oleh arus dingin terhenti di daerah tersebutd. daerah tersebut merupakan paparan sehingga sinar matahari masih tembus ke dasar laute. di daerah tersebut banyak zat asam arang yang baik untuk fotosintesis bagi plankton27. Gerakan air laut berikut ini yang termasuk arus kompensasi vertikal adalah ....a. California dan Oyashiob. Benguella dan Oyashioc. Labrador dan Benguellad. Labrador dan Californiae. California dan Benguella28. Wilayah laut yang diukur sejauh 12 mil laut dari garis dasar ke arah laut bebas adalah ....a. zone ekonomi eksklusifb. landas kontinenc. paparan benuad. laut pedalamane. laut teritorial29. Konsep geografi yang memberikan gambaran kepada kita tentang adanya saling me mpengaruhidan ketergantungan antara komponen ruang muka bumi, baik antara faktor alamiah maupun sosial adalah ....a. interrelasi keruanganb. keuntungan komparatifc. batas-batas kehidupand. ketergantungan wilayahe. interaksi keruangan30. Laut terbagi menjadi beberapa bagian. Berikut ini yang termasuk kelompok laut ingresi adalah ....a. laut Jawab. laut Arafuruc. laut Natunad. laut Andamane. laut Banda31. Marmer menurut proses terjadinya ter masuk jenis batuan ....a. metamorf dinamob. metamorf kontakc. bekud. metamorf pneumatolitike. sedimen32. Bagian puncak sebuah lipatan dinamakan ....a. sinklin d. slenkb. antiklin e. sinklinoriumc. graben33. Perubahan letak lapisan permukaan bumi yang disebabkan oleh tenaga endogen dengan arah vertikal dan horisontal disebut ....a. erosi d. gempa bumib. vulkanisme e. patahanc. tektonisme34. Pola aliran sungai yang tidak teratur termasuk pola ....a. trellis d. rectangularb. dendritik e. pinnatec. radial35. Danau yang terjadi karena adanya pergeseran kulit bumi disebut danau ....a. vulkanik d. tektonikb. kaldera e. tektovulkanikc. kawah36. Bagian permukaan bumi yang airnya mengalir ke dalam suatu sungai induk jika terjadi hujan disebut ....a. daur hidrologib. daerah aliran sungaic. dataran banjir sungaid. bantaran sungaie. meander sungai37. Bagian dari laut yang terletak antara garis air pasang dan surut disebut zona ....a. batial d. lithoralb. abbisal e. hadalc. neritik38. Gelombang air laut terjadi karena tenaga ....a. angin dan tsunamib. arus dan tsunamic. arus laut dan pasang surutd. pasang surut dan pasang naike. topan dan tsunami39. Faktor yang mempengaruhi kadar garam air laut adalah ....a. penguapanb. vegetasi lautc. aktivitasd. alat nelayan manusiae. nelayan40. Warna air laut bergantung pada ....a. tekanan air lautb. zat pelarut dan organismec. suhu lautd. kejernihan laute. curah hujan41. Suatu daerah di dasar laut yang secara geologis dan geomorfologis merupakan kelanjutan dari benua disebut batas ...a. laut teritorialb. Zona Ekonomi Ekslusifc. landas kontinend. wilayah perairane. pantai42. Tenaga pembentuk muka bumi yang berasal adri dalam adalah ....a. eksogen d. endogenb. vulkanisme e. tektovulkanikc. tektonisme43. Berikut ini yang menguatkan pernyataan bahwa pada zaman glasial sebagian besar wilayah Indonesia barat merupakan satu kesatuan daratan adalah ....a. Laut Arafuru d. Laut Jawab. Selat Malaka e. Laut Bandac. Laut Natuna44. Desakan magma yang menimbulkan gerakan pada lapisan bumi, adalah ....a. patahan d. tektovulkanikb. vulkanisme e. lipatanc. tektonisme45. Jumlah panas yang diterima permukaan bumi dari matahari bergantung pada ....a. besar sudut datang sinar mataharib. sifat permukaan bumic. lamanya penyinarand. ada tidaknya awan penutupe. siang dan malam46. Alat yang digunakan untuk mengukur kelembapan udara suatu tempat disebut ....a. thermometer d. higrometerb. pluviometer e. rain gaugec. anemometer47. Lapisan bumi yang disebut juga lapisan mantel atau pengantar, yaitu ....a. litosfer d. stratosferb. barisfer e. mesosferc. astenosfer48. Alat yang digunakan untuk mengukur temperatur udara adalah ....a. higrometer d. rain gougeb. barometer e. anemometerc. thermometer49. Pergeseran lapisan kerak bumi yang relatif lambat dan berlangsung dalam waktu yang lama, serta meliputi daerah yang sangat luas disebut ....a. epirogenetik d. orogenetikb. lipatan e. patahanc. sesar50. Dapur magma disebut ....a. lakolit d. korokb. sill e. diatermac. batholit51. Ilmu yang secara khusus mempelajari fenomena gempa adalah ....a. geomorfologi d. oseanografib. kartografi e. seismologic. vulkanologi52. Pelapukan batuan yang disebabkan adanya perbedaan temperatur, termasuk jenis pelapukan ....a. alami d. lempeng tektonikb. buatan e. dua benuac. konveksi53. Erosi yang disebabkan oleh angin disebut ....a. deflasi d. eksarasib. abrasi e. agradasic. degradasi54. Lapisan batuan induk atau batuan dasar terdapat pada tanah ....a. horizon O e. horizon D atau Rb. horizon A d. horizon Cc. horizon B55. Penanaman jenis tanaman secara bergantian bergilir dalam suatu lahan disebut ....a. strip cropping d. crop rotationb. terassering e. countour villagec. buffering56. Pembuatan teras terrassering termasuk metode pengawetan tanah secara ....a. mekanik d. alamiahb. vegetatif e. kimiac. buatan57. Kilat, aurora, dan pelangi termsuk gejala-gejala pada atmosfer yang terjadi pada lapisan ....a. troposfer d. eksosferb. stratosfer e. thermosferc. mesosfer58. Ilmu yang mempelajari cuaca disebut ....a. geologi d. klimatologib. oseanografi e. meteorologic. geomorfologi59. Garis-garis di peta yang menghubungkan daerahdaerah yang memiliki suhu udara yang sama disebut ....a. isobar d. konturb. isohyet e. isoseistac. isotherm60. Alat yang digunakan untuk mengukur kece patan angin disebut ....a. rain gouge d. anemometerb. higrometer e. barometerc. termometerContoh Soal Semester 2 Geografi Kelas 10 Uraian EssayJawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan Jelaskan mengenai proses terbentuknya batuan beku dalam igneous rocks berikan Permukaan Bumi memiliki bentukan alam yang sangat bervariasi. Apakah yang dimaksud dengan continental slope, basin, dan relief?3. Bagaimana pengaruh keberadaan jalur pegunungan Sirkum Pasifik dan Mediterania terhadap kondisi geologi di Indonesia?4. Perbedaan warna tanah sangat dipengaruhi oleh empat bahan penting yang terkandung dalam partikel tanah. Deskripsikan batuan pembentuk muka Bumi yang terbagi menjadi tiga Sebutkan empat kerugian dan keuntungan yang dialami penduduk jika di daerahnya dipengaruhi oleh aktivitas Uraikan pembagian pelapukan Terangkan perbedaan mendasar antara lava, lahar, dan Apakah perbedaan batuan intrusi yang berstruktur diskordan dan konkordan?10. Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat menopang kehidupan manusia. Coba berikan contoh manfaat tanah Pada saat ini banyak dijumpai bentuk-bentuk pencemaran tanah. Berikan 3 Di daerah X pada pukul WIB, terdapat data cuaca sebagai berikut Suhu udara 22Β°C, pada barometer tercatat tekanan udara 750 mb. Tekanan uap maksimum pada suhu 22Β°C adalah 1000 mb. Hitung kelembapan Apakah yang dimaksud dengan El Nino dan La Nina dan bagaimana pengaruhnya terhadap pola iklim Indonesia?14. Apakah yang dimaksud dengan sea waves, swell, dan fetch?15. Untuk meningkatkan produktivitas hasil tangkapan nelayan, pada saat ini banyak penduduk yang menangkap ikan di laut dengan menggunakan bahan peledak atau pukat harimau. Bagaimana pendapat Anda dalam menanggapi kegiatan penduduk tersebut?16. Deskripsikan konsep gerak epirogenetik dan orogenetik yang terjadi di Uraikanlah klasifikasi gempa berdasarkan faktor Deskripsikan unsur-unsur yang memengaruhi proses pembentukan tanah di Mengapa lapisan ozon penting bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi?20. Terdapat faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan suhu udara pada setiap tempat di permukaan bumi. Deskripsikan dua faktor yang memengaruhi kecepatan Bagaimana sungai dapat memengaruhi kehidupan manusia? Uraikanlah proses terjadinya danau berdasarkan Uraikanlah tiga kategori pembagian Mengapa tanah gambut kurang produktif jika ditanami tanaman pangan? Uraikanlah pembagian laut menurut proses Deskripsikan proses terjadinya siklus air serta Apakah perbedaan mendasar antara evaporasi, transpirasi, dan evaportranspirasi? Sungai bagian hilir memiliki karakteristik tersendiri. Deskripsikanlah30. Apakah yang dimaksud dengan Batas Teritorial, Batas Landas Kontinen, dan Batas Zona Ekonomi Eksklusif? Terangkanlah.
Sabtu 07 November 2009. KENAMPAKAN DAN PERISTIWA ALAM. Geografi adalah ilmu yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisa gejala-gejala alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu (Bintarto). Obyek kajian geografi secara garis besar dibedakan

- Erosi adalah perubahan bentuk tanah atau batuan yang dapat disebabkan oleh kekuatan air, angin, es, pengaruh gaya berat, ataupun organisme hidup. Demikian penjelasan Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB dalam publikasi tanah yang tidak terkendali dapat menimbulkan kerugian bagi manusia dan ekosistem. Erosi atau pengikisan adalah proses penghanyutan tanah oleh kekuatan air ataupun dapat terjadi secara alami maupun akibat perbuatan manusia. Salah satu pemicu erosi akibat ulah manusia adalah erosi tanah di lereng gunung akibat penggundulan hutan. Proses erosi melibatkan tiga peristiwa secara berurutan, yaitu pengelupasan, pengangkutan, dan pengendapan. Saat semua yang ada di alam masih berjalan seimbang, erosi secara alami biasanya tidak sampai menimbulkan bencana, kecuali dalam kasus-kasus ekstrem. Sebab, partikel tanah yang terangkut seimbang dengan banyaknya tanah yang terbentuk. Beda halnya saat manusia mulai merusak alam, maka proses erosi akan dipercepat. Lapisan atas tanah menjadi lebih tipis. Akibatnya, lebih banyak lapisan tanah ikut hanyut bersama dengan air. Kembali mengutip keterangan dari BNPB, erosi tak hanya dapat mengakibatkan penipisan lapisan tanah, melainkan juga penurunan tingkat kesuburan. Kualitas kesuburan lahan merosot apabila erosi membuat butiran tanah yang mengandung unsur hara terangkut limpasan air permukaan dan diendapkan di tempat lain. Dampak erosi juga bisa berupa kerusakan di area daerah aliran sungai. Erosi di pinggiran sungai itu pada kahirnya menimbulkan pendangkalan aliran. Hal itu pun bisa mempengaruhi fungsi dan usia bendungan. BNPB mencatat risiko erosi tinggi di Indonesia tersebar di kawasan Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Kepulauan Maluku, hingga Papua. Jenis-jenis Erosi dan Penyebabnya Erosi dapat terjadi di mana pun. Sementara jika dilihat dari karakter proses terjadi dan penyebab fenomena ini, erosi bisa diketagorikan dalam empat jenis pengikisan tanah. 1. Erosi air ablasiErosi air bisa terjadi karena air sungai maupun hujan. Curah hujan tinggi bisa meningkatkan risiko erosi. Erosi karena air ini terbagi menjadi empat erosi percik. Erosi macam ini dipicu oleh turunnya air hujan. Air akan jatuh ke tanah dan membawanya pergi. Kedua, erosi lembar. Erosi jenis ini terjadi di tanah lereng gunung. Lapisan atas yang tipis terbuang bersama air hujan. Efek buruknya yaitu kesuburan tanah menurun. Ketiga, erosi alur. Pengikisan tanah yang telah berlangsung, dapat menimbulkan alur. Nantinya alur ini sebagai tempat mengalir air. Keempat, erosi parit. Jika kikisan tanah menyebabkan alur dengan kedalaman lebih dari 0,3 meter maka di situ terjadi erosi parit. 2. Erosi korasi atau deflasiErosi korasi atau deflasi penyebabnya adalah angin dan biasa terjadi di daerah gurun. Angin akan menerbangkan butiran pasir ke tempat lain secara konstan. Proses ini disebut aeolian. Angin dapat mengikis material yang tampak pada dan menyisakannya sedikit dalam waktu lama. Ventifact adalah batuan yang terbentuk dari erosi angin ini. Pada korasi, erosi bisa disebabkan oleh angin dan badai pasir. Sementara untuk deflasi, erosi yang dipicu angin saja. 3. AbrasiAbrasi adalah proses pengikisan pantai yang disebabkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak, demikian dikutip dari Risiko Bencana Indonesia terbitan BNPB 2016.Disebut pula dengan istilah erosi pantai, abrasi bisa memicu kerusakan garis pantai ketika kejadian ini membuat terganggunya keseimbangan alam di pesisir. Kekuatan erosi oleh gelombang air laut sangat tinggi. Erosi ini selain mengikis pasir, juga dapat menggerus bebatuan dan tanah. Hal tersebut dapat berdampak pada pemukiman dan ekosistem pesisir. Abrasi dapat terjadi kerena beberapa faktor, baik proses alam maupun ulah manusia. Faktor alam yang dapat menyebabkan abrasi ialah angin yang bertiup di lautan dan memicu gelombang serta arus yang mempunyai kekuatan untuk mengikis suatu daerah pantai. Jika proses ini berlangsung lama, area pinggir pantai akan terkikis dan daratan juga dapat disebabkan karena faktor manusia. Contohnya penambangan pasir. Aktivitas itu bisa mempercepat abrasi karena pengurasan pasir pantai sangat berpengaruh terhadap arah dan kecepatan arus gelombang laut yang menghantam area satu cara buat mencegah abrasi yakni melakukan penanaman hutan mangrove. Penanaman pohon di hutan pantai juga bisa menghambat abrasi. 4. EksarasiEksarasi ialah erosi yang disebabkan oleh gerakan es mencair. Pencairan lapisan es bisa membuat bebatuan akan ikut bergerak ke bawah dan mengendap. Hasil dari eksarasi disebut fjord. Kejadian eksarasi kerap terjadi di pegunungan bersalju. Pada saat longsor salju gletser terjadi, bebatuan menggesek tanah di bawahnya dan mengikisnya. Saat ini tempat seperti Greenland dan Antartika, terus terkikis oleh gletser sebanyak 0,5 cm tiap tahun. - Sosial Budaya Kontributor Ilham Choirul AnwarPenulis Ilham Choirul AnwarEditor Addi M IdhomPenyelaras Ibnu Azis

5Geomorfologi 5.1. Definisi dan Pengertian Geomorfologi Pada hakekatnya geomorfologi dapat didefinisikan sebagai ilmu tentang roman muka bumi beserta aspek-aspek yang mempengaruhinya. Kata Geomorfologi (Geomorphology) berasal bahasa Yunani, yang terdiri dari tiga kata yaitu: Geos (erath/bumi), morphos (shape/bentuk), logos (knowledge atau ilmu
Erosi disebut juga pengikisan atau kelongsoran adalah suatu proses atau peristiwa hilang atau terkikisnya lapisan permukaan tanah yang bergesar atau berpindah ke tempat lain disebabkan oleh pergerakan air, angin, es atau gravitasi yang berlangsung secara alamiah ataupun sebagai akibat dari tindakan/perbuatan manusia. Erosi bisa terjadi akibat interaksi antara faktor iklim, topografi, tanah, vegetasi dan manusia. Faktor iklim yang sangat berpengaruh terhadap erosi yaitu intensitas curah hujan. Kecuraman dan panjang lereng merupakan faktor topografi yang berpengaruh terhadap terjadinya erosi tanah. Luas kemiringan lereng, luas lahan kritis, luas tanah berkedalaman rendah sangat berpengaruh terhadap terjadinya erosi dan sedimentasi Arsyad, 2012. Berikut definisi dan pengertian erosi dari beberapa sumber buku Menurut Hardjowigeno 1995, erosi adalah suatu proses di mana tanah dihancurkan dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan air, angin, sungai atau gravitasi. Menurut Suripin 2002, erosi tanah adalah suatu proses atau peristiwa hilangnya lapisan permukaan tanah atas, baik disebabkan oleh pergerakan air maupun angin. Menurut Arsyad 2012, erosi adalah proses hilangnya atau terkikisnya tanah atau bagian-bagian tanah dari suatu tempat yang terangkut oleh air atau angin ke tempat lain. Menurut Effendi 2006, erosi adalah suatu peristiwa hilang atau terkikisnya tanah atau bagian tanah dari satu tempat ke tempat lain, baik disebabkan oleh pergerakan air, angin,dan es. Menurut Kartasapoetra 2010, erosi merupakan proses penghanyutan tanah oleh desakan-desakan atau kekuatan air dan angin baik yang berlangsung secara alamiah ataupun sebagai akibat tindakan/perbuatan manusia. Jenis-jenis Erosi Menurut Asdak 2010, terdapat beberapa jenis erosi, yaitu sebagai berikut Erosi Percikan Splash erosion. Erosi Percikan adalah proses terkelupasnya partikel-prtikel tanah bagian atas oleh tenaga kinetik air hujan bebas atau sebagai air lolos. Erosi Kulit Shet Erosion. Erosi Kulit adalah erosi yang terjadi ketika lapisan tipis permukaan tanah di daerah berlereng terkikis oleh kombinasi air hujan dan air larian runoff. Erosi Alur rill erosion. Erosi Alur adalah pengelupasan yang diikuti dengan pengangkutan partikel-partikel tanah oleh aliran air larian yang terkonsentrasi di dalam saluran-saluran air. Erosi Parit gully erosion. Erosi Parit adalah sama dengan erosi alur, sehingga pada mulanya erosi parit ini dianggap sebagai kelanjutan dari erosi alur. Proses terjadinya erosi parit dikarenakan awal mulanya pembentukan depresi pada lereng sebagai akibat adanya bagian lahan atau tanaman penutupnya jarang akibat dari pembakaran atau perumputan. Erosi Tebing Sungai streambank erosion. Erosi Tebing Sungai adalah pengikisan tanah pada tebing-tebing sungai sungai dan penggerusan dasar sungai oleh aliran air sungai. Erosi Internal Sungai Internal or subsurfacace erosion. Erosi Internal adalah proses terangkutnya partikel-partikel tanah ke bawah masuk celah-celah atau pori-pori akibat adanya aliran bawah permukaan. Akibat erosi ini tanah menjadi kedap air dan udara, sehingga menurunkan kapasitas infiltrasi dan meningkatkan aliran permukaan atau erosi alur. Tanah Longsor land slide. Tanah Longsor merupakan bentuk erosi dimana pengangkutan atau gerakan masa tanah terjadi pada suatu saat dalam volume yang relatif besar. Berbeda dengan jenis erosi yang lain, pada tanah longsor pengangkutan tanah terjadi sekaligus dalam jumlah yang besar. Faktor Penyebab Terjadinya Erosi Terjadinya erosi dapat disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor alam dan faktor non alam. Faktor alam adalah faktor yang sudah ada di alam seperti iklim, kemiringan dan panjang lereng, sifat fisik tanah, tersedianya vegetasi penutup tanah. Sedangkan faktor non alam adalah faktor yang disebabkan oleh adanya campur tangan manusia. a. Faktor Iklim Intensitas hujan yang cukup tinggi akan menimbulkan erosi. Tetesan butiran-butiran hujan yang jatuh ke atas tanah mengakibatkan pecahnya agregat-agregat tanah yang diakibatkan oleh tetesan butiran hujan yang memiliki energi kinetik yang cukup besar. Jumlah hujan yang besar tidak selalu menyebabkan erosi berat jika intensitasnya rendah, dan sebaliknya hujan lebat dalam waktu singkat dapat menyebabkan sedikit erosi karena jumlah hujan hanya sedikit. Jika jumlah dan intensitas hujan keduanya tinggi, maka erosi tanah yang terjadi cenderung tinggi. b. Topografi Unsur topografi yang mempengaruhi erosi adalah kemiringan lereng dan panjang lereng. Makin besar kemiringan lereng, intensitas erosi air makin tinggi. Hal ini berkaitan dengan energi kinetik aliran limpas yang semakin besar sejalan dengan semakin besar kemiringan lereng. Sifat-sifat tanah yang mempengaruhi erosi adalah kepekaan tanah atau erodibilitas tanah. Nilai erosi akan semakin besar dengan semakin besarnya nilai erodibilitas suatu tanah. c. Vegetasi Vegetasi merupakan lapisan pelindung atau penyangga antara atmosfer dan tanah. Suatu vegetasi penutup tanah yang baik seperti rumput yang tebal atau rimba yang lebat akan menghilangkan pengaruh hujan dan topografi terhadap erosi. Penebangan hutan pepohonan secara serentak atau tebang habis mengakibatkan kerusakan tanah khususnya di lapisan permukaan dengan ditandai antara lain penurunan kadar bahan organik, penurunan laju infiltrasi dan penurunan jumlah ruangan pori makro. d. Tanah Kerusakan yang dialami pada tanah tempat erosi terjadi berupa kemunduran sifat-sifat kimia dan fisika tanah seperti kehilangan unsur hara dan bahan organik, dan meningkatnya kepadatan serta ketahanan penetrasi tanah, menurunnya kapasitas infiltrasi tanah serta kemampuan tanah menahan air. e. Manusia Kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan perubahan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap erosi, misalnya perubahan penutupan tanah akibat penggundulan atau pembabatan hutan untuk pemukiman, lahan pertanian, atau gembalaan. Perubahan topografi secara mikro akibat penerapan terasering, penggemburan tanah dengan pengolahan, serta pemakaian stabiliter dan pupuk yang berpengaruh pada struktur tanah. Daftar Pustaka Arsyad, S. 2012. Konservasi Tanah dan Air. Bogor IPB Press. Hardjowigeno, S. 1995. Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan PertanianDaerah Rekreasi dan Bangunan. Bogor Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat IPB. Suripin. 2002. Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Yogyakarta PenerbitAndi. Pasandaran, Effendi. 2006. Alternatif Kebijakan Pengendalian Konversi Lahan Sawah Beririgasi di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian Volume 25 Tahun 2006. Kartasapoetra, dan Sutedjo, 2010. Teknologi Konservasi Tanah dan Air. Jakarta Rineka Cipta. Asdak, Chay. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Air Sungai. Yogyakarta Gadjah Mada University Press Yogyakarta. pMyaBP.
  • 6391r4if5m.pages.dev/263
  • 6391r4if5m.pages.dev/51
  • 6391r4if5m.pages.dev/277
  • 6391r4if5m.pages.dev/422
  • 6391r4if5m.pages.dev/302
  • 6391r4if5m.pages.dev/427
  • 6391r4if5m.pages.dev/2
  • 6391r4if5m.pages.dev/308
  • salah satu tanda terjadinya rill erosion adalah