CaraInstall dan Setting JDK di Windows 8. Pertama download lah versi terbaru dari JDK, kalian dapat mengunjungi situs Oracle ini dan memilih sistem operasi Windows serta bahasa yang digunakan. Setelah selesai di download, instal pada Windows sampai dengan selesai, instalasi berupa JDK dan JRE.
Unduh PDF Unduh PDF Mempartisi kandar artinya membagi kandar menjadi dua kandar yang lebih kecil dan terpisah. Semakin besar kandar, semakin lama waktu yang diperlukan komputer untuk membaca data dari kandar tersebut, karenanya, mempartisi kandar besar akan mempercepat waktu akses. Dengan mempartisi kandar, Anda juga dapat memisahkan sistem operasi dari berkas lainnya, sehingga proses pencadangan data penting menjadi lebih cepat dan mudah. Selain itu, mempartisi kandar memungkinkan Anda memasang sistem operasi kedua di komputer.[1] Sebelum mempartisi kandar, perhitungkan sisa ruang pada kandar, dan alasan Anda mempartisi kandar, sehingga Anda bisa memperhitungkan ruang yang akan diberikan untuk partisi baru. 1Bukalah menu pencarian Windows dengan menekan Windows + S. 2Di kolom pencarian, masukkan disk management, lalu tekan Enter. 3Klik Disk Management. 4 Perhatikan kandar pada kolom Volume di jendela Disk Management. Kandar C biasanya merupakan kandar sistem Windows, berisi berkas-berkas yang diperlukan untuk menjalankan Windows. Kolom Capacity menampilkan ruang kosong pada kandar. Jika kandar Anda sudah berisi di atas 90 persen, sebaiknya Anda tidak mempartisi kandar, karena kandar Anda secara praktis sudah penuh. 5 Perkecil kandar sebelum dipartisi. Proses ini akan menyisihkan ruang kosong pada kandar, sehingga kandar dapat dipartisi. Klik kanan kandar yang ingin Anda partisi, lalu klik Shrink Volume. Komputer akan memperhitungkan sisa ruang penyimpanan yang dapat disediakan untuk partisi. Saat menghitung, pesan Querying Shrink Space akan tampil. Setelah selesai, komputer akan menampilkan kotak dialog Shrink. 6 Tentukan jumlah ruang penyimpanan yang ingin Anda partisi dalam megabita di kolom Enter the amount of space to shrink in MB. Jika Anda ingin menggunakan seluruh sisa kandar untuk partisi baru, salin angka pada kolom Size of available shrink space in MB ke kolom Enter the amount of space to shrink in MB field. Ukuran yang digunakan pada kolom-kolom di atas adalah megabita. 1000 megabita sama dengan 1 gigabita. Anda dianjurkan menyisihkan ruang penyimpanan yang lebih besar dari ruang yang Anda perlukan untuk partisi baru, karena perhitungan megabita mungkin berbeda, dan ruang yang lebih banyak lebih baik dari ruang yang sempit. 7Klik Shrink. Ruang yang Anda alokasikan untuk partisi baru kini akan muncul sebagai Unallocated di Disk Management. Iklan 1Buat partisi baru pada kandar dengan mengeklik daerah Unallocated, lalu memilih New Simple Volume. 2 Tentukan ukuran kandar baru dengan mengisi kolom Simple volume size in MB di panduan Simple Volume Wizard. Setelah selesai, klik Next. Jika Anda ingin menggunakan seluruh ruang penyimpanan yang tidak teralokasi, masukkan angka pada kolom Maximum disk space in MB. 3Berikan huruf kandar dengan mengeklik tombol Assign the following drive letter, lalu memilih huruf kandar dari menu yang tersedia. Setelah memilih huruf kandar, klik Next. 4 Pilih sistem berkas untuk partisi baru. Klik tombol Format this volume with the following settings , lalu klik Next. Anda bisa menggunakan opsi bawaan. Sistem berkas adalah struktur dari kandar. NTFS, atau New Technology File System, adalah sistem berkas Microsoft. Pilihlah opsi ini, kecuali Anda memiliki alasan khusus. Sistem berkas lain yang dapat Anda gunakan adalah FAT32 dan FAT. Jika Anda ingin menggunakan Windows 95, 98, atau ME, pilih FAT32 atau FAT. Allocation unit size AUS adalah ukuran blok memori kandar. AUS yang lebih kecil akan membuat kandar menyimpan data secara lebih efektif. Pilihlah opsi Default, kecuali Anda memiliki alasan khusus. Jika kandar Anda digunakan sebagai tempat penyimpanan media, Anda mungkin ingin menggunakan ukuran AUS terbesar.[2] Volume label adalah nama partisi Anda. Gunakan nama partisi sesuai selera atau kebutuhan. 5Klik Finish pada layar akhir yang menampilkan seluruh opsi pilihan Anda. Setelah mengeklik Finish, proses format partisi baru akan dimulai.[3] 6Periksa partisi baru. Di jendela Disk Management, pastikan Unallocated Space telah berubah menjadi huruf kandar baru. Iklan Anda bisa membagi kandar menjadi banyak partisi, selama ada ruang kosong untuk membuat partisi tersebut. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Cara membuat partisi di windows - Gimana sih cara membuat partisi hardisk ? Bagi kalian yang ingin membagi partisi harddisk sebagai manajemen data atau ingin menginstal windows caranya sangat mudah dan simpel, simak tutorial dari sampai habis yaCara membuat partisiTutorial cara buat partisi hardisk kali ini akan disertai gambar sehingga akan memudahkan kamu mengikuti langkah-langkanyaCara membuat partisi hardisk kali ini akan saya lakukan di windows 10, untuk windows lainnya seperti windows 8 atau windows 7 cukup menyesuaikan saja karena caranya hampir Buka windows explorer lalu klik kanan pada this pc atau my computer pilih manage2. Klik Disk management3. Pilih Harddisk mana yang akan dipartisiDisini saya akan mempartisi hardisk DATA E, lalu klik kanan dan pilih Shrink Volume4. Tentukan berapa besar kapasitasMenentukan kapasitas hasil partisi dalam satuan MB, jika ingin membuat partisi sebesar 15GB maka masukan 15000, lalu klik Shrink5. Membuat Simple VolumePada tahap ini partisi telah berhasil dibuat namun belum bisa digunakan, langkah selanjutnya klik kanan pada partisi yang telah kalian buat lalu pilih New Simple Volume6. Klik next7. Klik Next8. Menentukan drive letterKalian bisa langsung next saja9. Memberi nama pada partisiBeri nama partisi sesuai keperluan kalian, disini saya akan memberi nama partisi "Baru", lalu klik next10. Klik Finish11. Selamat partisi kalian sudah berhasi dibuat dan bisa digunakan12. Buka windows explorer untuk cek hasilnyaNah cara buat partisi hardisk sudah selesai, sekarang bisa kalian gunakan untuk menyimpan data atau yang membuat bootable flashdisk rufusSemoga bermanfaat tutorial cara membuat partisi kali ini dari jangan lupa bagikan artikel iniTags cara membuat partisi di windows 10membuat partisi di windows 10membagi partisi windows 10cara membuat local disk d di windows 10cara membuat data d di laptopmembuat partisi windows 10
Partisihardisk Windows 10 termasuk salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan sistem Windows. Partisi juga dapat membuat Anda mengatur data dengan lebih rapi. Biasanya kasus ini terjadi ketika Anda baru membeli laptop atau baru merakit PC. Entah SSD atau hard disk drive (HDD), pada awalnya hanya ada satu ruang yang digunakan secara utuh.
Membuat partisi baru di hardisk bertujuan untuk memudahkan kita dalam mengelola data yang terdapat dalam hardisk tersebut. Termasuk membedakan dimana file sytem dan data pribadi yang kita simpan. Ada banyak cara dalam mempartisi hardisk. Pertama bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga, kemudian gparted di linux dan juga disk management di windows. Namun saya hanya akan menggunakan cara disk management di windows. Karena kebanyakan orang menggunakan windows. Sebenarnya biar tidak ditulis tutorialnya semua orang juga tahu. Tapi sempat saja ada yang membutuhkan plus sekalian sebagai pengingat bagi saya apabila lupa caranya. 😀 Langsung saja berikut caranya Untuk membuat partisi baru di windows 7, 8 maupun windows 10. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut 1. Buka Disk Management Apabila kamu menggunakan windows 8 atau 10 cukup tekan Win+X, lalu pilih disk management. Bisa juga dengan mengetikkannya di pencarian windows dengan kata kunci disk management’. 2. Bagi volume hardisk Setelah masuk ke disk management, pilih hardisk yang ingin di partisi misal saya ingin mempartisi hardisk dengan nama DATA. Maka klik kanan pada hardisk tersebut kemudian pilih shrink volume dan tentukan ukurannya, kemudian pilih shrink. 3. Buat partisi baru Akan tampak hardisk yang bertuliskan unlocatted berwarna hitam, selanjutnya klik pada partisi tersebut pilih New Simple Volume dan kilk Next sampai selesai. Kamu juga bisa mengedit namanya jika ingin. 4. Selesai Cara menggabungkan partisi hardisk Cara menggabungkan partisi ini bisa digunakan untuk menggabungkan banyak partisi kecil yang sudah tidak digunakan, sehingga bisa menambah besar partisi hardisk utama. Baca juga Cara menghapus partisi flashdisk. Sebenarnya cara untuk menggabungkan partisi sangat mudah. Dengan syarat, partisi tersebut berasal dari partisi sebelumnya yang dipecah dan kamu ingin menggabungkannya kembali. caranya yaitu klik kanan pada partisi awalnya, pilih Extended Volume. Ikuti saja intruksinya sampai selesai. Namun cara ini tidak akan bisa, jika kamu ingin menggabungkan partisi yang tidak berasal dari partisi yang sama. Sebagai contoh kamu mempunyai partisi tiga yaitu D, E, dan F. dan kamu ingin menggabungkan partisi F ke D maka itu tidak bisa kamu lakukan kalau partisi F sebelumnya tidak bersal dari partisi D. Cara itu hanya bisa kamu lakukan dengan bantuan pihak ketiga Aplikasi. Gambar di bawah ini merupakan contoh kasus yang menandakan bahwa partisi yang kamu ingin gabungkan berasal dari partisi yang berbeda lihat pada bagian Extended Volume tidak aktif/mati. Lalu aplikasi apa yang bagus digunakan??? Cara satu-satunya adalah kamu harus menggunakan aplikasi pihak ketiga. Aplikasi yang sangat recomended adalah Aomei Partition Assistant. Sebenarnya saya ingin menuliskannya disini, tapi sudah terlalu banyak yang menuliskan tutorial tersebut. Jadi silahkan cari di internet, cukup ketikkan cara menggabungkan partisi dengan Aoemoi Partition hasilnya banyak banget. Atau kamu bisa baca artikel saya tentang cara menambah partisi C tanpa instal ulang. Oiya tidak hanya membuat dan menggabungkan partisi, kita juga bisa menyembunyikan partisi hardisk di windows. Sekian cara partisi hardisk di windows semoga bermanfaat.
Bahanbahan: File ISO Ubuntu 20.04 LTS Desktop. Media bootable berupa DVD atau USB Flashdisk minimal 4 GB. Rufus untuk membuat bootable Ubuntu. 2. Membuat Partisi Baru. Berhubung kita akan menginstal Ubuntu dual boot dengan Windows, kita harus menyiapkan partisi baru untuk menampung seluruh file Linux nantinya.
Mempartisi hardisk menggunakan aplikasi minitool partition wizard-Hardisk merupakan media penyimpanan data, file ataupun sistem operasi pada sebuah komputer. Didalam hardisk terdapat sektor-sektor yang dapat di isi dengan data, dan sektor-sektor tersebut dapat juga dibagi atau dipartisi agar menjadi beberapa bagian. Fungsi dari mempartisi atau membagi hardisk ke dalam beberapa bagian adalah untuk memisahkan file-file sistem dengan file data agar tidak bercampur dan juga berfungsi untuk merapikan data-data yang tersimpan didalam hardisk. Lalu bagaimana cara mempartisi hardisk? Pada artikel sebelumnya, admin telah menjelaskan cara mempartisi hardisk tanpa menggunakan aplikasi. Untuk membacanya silahkan sobat baca artikel berikut ini Cara mempartisi hardisk tanpa aplikasi. Menurut sebagian orang, mempartisi hardisk menggunakan tool bawaan dari windows atau tanpa aplikasi beresiko merusak sistem operasi jika yang dipartisi adalah drive C tempat terinstalnya sistem operasi tersebut. Meski admin belum pernah mengalami masalah saat mempartisi hardisk tanpa aplikasi atau menggunakan tool dari windows, tapi admin lebih menyarankan untuk mempartisi hardisk menggunakan aplikasi. Aplikasi yang cukup handal untuk mempartisi hardisk adalah Minitool Partition Wizard. Aplikasi tersebut memiliki kapasitas yang cukup kecil namun memiliki kemampuan yang cukup bagus untuk mempartisi hardisk. Aplikasi Minitool partition wizard memiliki beberapa fungsi sebagai berikut 1. Mengatur dan memanagement partisi disk dengan membuat partisi, menyalin partisi dan clone disk serta recovery partisi yang hilang atau terhapus. 2. Mengkonversi jenis disk MBR dan GPT tanpa kehilangan data. 3. Mempartisi banyak media penyimpanan seperti hardisk, ssd, sshd, flashdisk dan sd card. 4. Mengkonversi FAT/FAT32 ke NTFS tanpa perintah disk. 5. Mengkonversi NTFS ke FAT32 tanpa memformat. 6. Menyinkronkan partisi untuk mengoptimalkan kinerja hardisk, ssd atau sshd. Lalu bagaimana cara mempartisi hardisk menggunakan aplikasi Minitool Partition Wizard? Nah pada artikel kali ini, admin akan membagikan langkah-langkah mempartisi hardisk menggunakan aplikasi Minitool partition wizard. Berikut tutorial selengkapnya. Cara mempartisi hardisk menggunakan aplikasi Minitool partition wizard. 1. Pertama silahkan sobat unduh dan instal aplikasi Minitool partition wizard Disini. Setelah terinstal, tampilan awal aplikasi Minitool partition wizard akan tampak seperti gambar dibawah ini. 2. Karena kita akan membagi partisi, maka silahkan sobat pilih “Disk & Partition Management“. 3. Selanjutnya silahkan sobat pilih Drive yang akan sobat bagi dua. Disini admin akan membagi Drive C menjadi 2 partisi. 4. Setelah memilih drive C, kemudian klik menu “Split Partition” lalu atur besarnya kapasitas yang sobat inginkan dengan cara menggeser tanda , kemudian klik “Ok“. 5. Kemudian akan muncul drive baru dengan latter E. Klik drive E tersebut lalu klik “Apply” untuk mulai membagi partisi hardisk. 6. Selanjutnya tekan “Yes” jika muncul peringatan seperti gambar dibawah ini. 7. Kemudian tekan “Restart Now” untuk mulai membagi menjadi dua partisi pada drive C. Demikian penjelasan mengenai cara membagi partisi hardisk menjadi 2. Jika ada pertanyaan silahkan sampaikan dikolom komentar.
Untukmengubah partisi tersebut caranya: Klik kanan partisi yang akan di ubah atau di convert (Drive D dan E) > Advanced > Convert Primary to Logical. Jika sudah, klik tombol Apply yang berada di bagian pojok kiri atas. Setelah itu, maka akan muncul dialog seperti dbawah ini dan pilih Yes. Tunggu hingga proses selesai maka akan muncul dialog
Ketika melakukan proses instalasi sistem operasi windows ada part dimana kita harus melakukan partisi hardisk. Seperti yang kita ketahui, hardisk merupakan media penyimpanan pada komputer dengan kapasitas besar sehingga diperlukan pembagian partisi agar pengelolaan hardisk lebih efektif. Partisi hardisk penting dilakukan untuk kegiatan manajemen data sehingga komputer bisa beroperasi dengan baik ketika melakukan pengolahan data. Untuk lebih lanjut berikut cara membuat partisi hardisk saat proses instalasi windows. Hardisk adalah hardware atau perangkat keras sebagai tempat penyimpanan data pada komputer seperti menyimpan file dokumen, dan sebagainya. Sedangkan Partisi adalah pembagian objek dalam beberapa bagian untuk tujuan tertentu. Partisi hardisk adalah metode pembagian kapasitas penyimpanan hardisk yang bertujuan memisahkan data sesuai fungsi dan tugasnya agar pengelolaan data menjadi lebih efektif. Dalam partisi hardisk kita sering melihat istilah primary, extended, dan logical, istilah tersebut merupakan jenis-jenis partisi hardisk. Berikut ini jenis-jenis partisi hardisk dan penjelasannya. Primary Partition Primary Partition merupakan partisi utama sebagai penyimpanan file installer dari aplikasi, page life, crush dump atau boot yang berkaitan dengan pengoperasian sistem komputer. Primary Partition merupakan drive diakses pertama kali pada saat booting oleh komputer. Extended partition Extended partition juga termasuk partisi utama hanya saja Partisi Extended tidak mengolah data secara langsung tapi berfungsi mengatasi keterbatasan pada partisi hardisk. Partisi Extended tidak perlu di isi data, tapi hanya sebagai logical saja. Logical Partition Logical Partition adalah bagian dari Extended partition yang biasanya digunakan untuk menyimpan data pengolahan pada komputer. Logical Partition dapat berjumlah lebih dari satu, bisa 2, 3, 4 atau lebih. Untuk lebih jelasnya, perhatikan skema dibawah ini. Jika anda sedang mencari cara mengenai tutorial cara pembagian partisi hardisk saat proses install windows, berikut ini ada 2 proses pembagian partisi hardisk yaitu cara pembagian partisi Hardisk pada saat proses instalasi dan pembagian partisi hardisk tanpa install ulang. Cara Membuat Partisi Hardisk Saat Instalasi Saat kondisi hardisk belum terpakai atau masih kosong sangat mudah untuk membagi partisinya. Selain karena masih kosong, kita juga tidak perlu was-was akan kehilangan data pada komputer ketika terjadi kesalahan opsi dalam proses ini. Setelah muncul jendela tampilan partisi hardisk, perhatikan kapasitas hardisk yang ada pada komputer anda. Sebagai contoh, hardisk memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 16 GB. Pada proses ini ada dua pilihan yang bisa anda ambil, yaitu langsung klik next untuk melakukan proses install windows pada seluruh ruang hardisk pada komputer, atau dengan klik Drive options advanced untuk melanjutkan proses membuat partisi hardisk. Karena kita akan membuat partisi hardisk, maka pilih opsi Drive options advanced. Pada jendela selanjutnya muncul beberapa pilihan opsi yaitu New digunakan untuk membuat partisi baru Delete menghapus partisi dan membuat seluruh data didalamnya akan terhapus. Format memformat partisi sehingga membuat seluruh data pada partisi akan terhapus. Extend memperluas ruang partisi dan menambah luas partisi pada satu disk. Untuk membuat partisi baru klik New , lalu dikotak size masukkan ukuran besar kapasitas yang ingin dimasukkan. Partisi pertama yang dibuat yaitu untuk drive C\ penyimpanan file software, sebagai contoh isi 10000MB, klik Apply. Setelah partisi pertama berhasil dibuat, lalu buat partisi kedua dengan cara yang sama, yaitu klik dahulu pada Unallocated space, lalu klik New dan isi kapasitas hardisknya. Jika sudah klik Apply. Dengan proses diatas, maka kita telah membuat dua partisi partisi baru, yaitu partisi Drive C dan Drive D. Untuk melanjutkan proses installasi windows, maka klik Next. Itulah cara yang digunakan untuk membuat partisi pada hardisk yang masih kosong atau harus membuat partisi baru. Cara Membuat Partisi Hardisk Tanpa Install Ulang Langkah awal membuat partisi hardisk tanpa install ulang yaitu dengan buka Start Menu –> Klik Kanan My Computer –> Kemudian pilih Manage. Lalu pada jendela Computer Management klik Disk Management, maka akan terlihat tampilan daftar partisi hardisk di komputer anda. Selanjutnya tentukan partisi mana yang ingin anda pecah menjadi partisi baru. Pada contoh ini saya pilih partisi H\ Selanjutnya, letakkan kursor pada partisi H\ lalu klik kanan pilih Shrink Volume. Lalu tentukan kapasitas penyimpanan pada partisi baru, jika sudah klik Shrink. Jika proses pembagian partisi berhasil, maka akan terlihat ada partisi baru dengan status Unallocated. Untuk menyelesaikan proses tersebut, selanjutnya klik kanan pada Unallocated, pilih New Simple Volume, dan jangan ubah pengaturan, lalu klik Next. Jika pengaturan berhasil, maka status partisi unallocated berubah menjadi Primary atau Logical Drive. Jika demikian, maka proses pembuatan partisi baru tanpa install ulang telah berhasil dilakukan. Itulah Cara Membagi Partisi Hardisk Saat Install Windows 7, 8, dan Windows 10 Lengkap dengan Gambar. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih, semoga informasi yang diberikan bermanfaat.
Cara3: Menggunakan Fitur Pembuatan Shortcut di Desktop . Di Windows 7 dan Windows 10 , klik-kanan pada ruang kosong di desktop , lalu pilih New > Shortcut . Ketikkan lokasi berikut ini ke dalam kotak, lalu klik Next: C:\ Windows >\System32\
Hi sobat, sampai lagi nih di artikel selanjutnya. Ya pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cara mengatur partisi pada windows 8, sebenarnya artikel ini sudah saya terbitkan sebelumnya namun karena ada kesalahan, yakni admin nggak sengaja hapus postnya, dan juga admin nggak berhasil mengembalikan postingan nya, dengan terpaksa admin harus menulis hal yang sama untuk kedua kalinya. Hehe Namun terlepas dari itu semua, admin akan tetap Update blog ini, dengan harapan bisa menjadi sumber rujukan dan sebagai bahan referensi sobat sekalian. Berikut postingan lengkapnya gan Partisi adalah bagian-bagian pada media penyimpanan, biasanya digunakan untuk memisahkan sistem operasi dan data pengguna. Tujuan melakukan partisi pada hard disk juga beragam diantaranya, untuk memisahkan data penting, backup data, bahkan untuk melakukan dualboot. Cara Lengkap Membuat Partisi di Windows 8- Sebelum kita ke inti pembahasan, kita akan mengenali dulu Jenis Jenis partisi pada sistem. Dengan tujuan agar artikel ini lebih kaya informasi dan bisa menambah wawasan sobat sekalian. Berikut beberapa jenis partisi sistem yang wajib sobat ketahui 1. Partisi Primary atau partisi utama. Partisi ini dapat anda fungsikan untuk menginstalasi sistem operasi utama anda dan harus diaktifkan terlebih dahulu active partition. Jumlah maksimal dari partisi ini maksimal empat. 2. Partisisi Extended adalah salah satu jenis dari primary partition. Jenis partisi ini tidak bisa diisi dengan data, hanya sebagai wadah partisi logical. Jumlah maksimal hanya satu. 3. Partisi Logical adalah partisi yang berada di dalam partisi Extended. Setelah mengetahui macam macam partisi, kita langsung ke praktik nya gan, Berikut cara membuat partisi di windows 8 secara mudah dan cepat 1. Buka file explorer windows + e lalu klik kanan pada this pc, kemudian klik manage. 2. Maka akan tampil Computer Management, klik Disk Management. 3. Setelah terbuka akan terlihat daftar semua partisi yang ada di komputer sobat. Untuk membagi partisi klik kanan pada partisi yang sobat inginkan lalu pilih “Shrink Volume“. 4. Tunggu beberapa saat, kemudian sobat dapat menentukan besarnya partisi yang ingin sobat buat, misalnya disini admin ingin membuat size 15GB. Jadi pada bagian form pengisian size isi dengan angka 15360 MB. Setelah selesai pilih “Shrink“ 1GB dalam sistem akan dianggap 1024MB, Jadi sobat jangan keliru ya. 5. setelah selesai maka akan muncul partisi baru dengan tipe Unallocated. Untuk bisa menggunakannya klik kanan lalu pilih “New Simple Volume“, kemudian enter hingga akhir. 5. Buat sobat yang ingin melakukan dual boot partisinya dibiarkan unallocated saja, biar mudah melakukan konfiguras saat melakukan instalasi dualboot nya. Ini contoh partisi yang sudah saya bagi, saya gunakan 15GB buat sistem kali linux agar bisa dualboot dengan windows. Sekian yang dapat kemi bagikan, apabila ada pertanyaan bisa sobat sampaikan melalui Kolom Komentar dan akan kami tanggapi dengan senang hati. Semoga bermanfaat dan Selamat Mencoba.aYHW.